Kalau melihat gambar termos jadul ini, aku jadi teringat beberapa puluh tahun yang lalu, saat itu usiaku sekitar 7 tahun, pengalaman pertama kali menjadi penjual, hehehehe....bahasa kerennya marketing hehehehe....., saat itu kebetulan ada teman yang lebih tua dariku, sebut saja Udin namanya, ku lihat dari kejauhan dia membawa 2 termos es lilin, yang dia pegang erat ditangan kanan dan kirinya, aku hapal betul apa yang dia jual, karena termasuk es kesukaan ku diwaktu kecil, iseng-iseng dia menegur dan berkata, Her....(panggilan ku ) mau ikut jualan es kah di smp? dengan sepontan aku menjawab mau, ga kebayang waktu itu aku jualan, yang mana waktu itu badan ku kecil dan kurus, lalu membawa termos yang isinya es dan lumayan berat, tapi saat itu tidak merasa berat, mungkin karena semangat mau ikut jualan, akhirnya aku dan Udin sampai juga di sekolah smp dekat rumahku, dan mulailah aksi berjualan ku, aku mulai berteriak-teriak es.....es....es...., hehehehe...Alhamdulillah ga seberapa lama menunggu aku sdh dapat pembeli, dan luar biasa rasa senangnya di hati karena daganganku laku terjual, walaupun dagangan org lain, ada rasa bangga juga saat ini karena menggingat dulu waktu kecil sudah mulai bisa jualan dan tidak ada rasa takut atau malu sedikitpun, lalu aku berpikir saat ini, mengapa aku tak seperti waktu kecil dulu yang bekerja tanpa ada rasa beban sedikitpun? ternyata seorang anak kecil itu begitu polos dan jujurnya, dan saat ini pun aku merindukan rasa yang sama saat berhasil mendapatkan konsumen atau pelanggan, dari kejadian itu ada hikmahnya bahwa aku ingin menjadi orang yang lebih berani dalam bertindak dan tidak menunda apapun, karena waktu tidak akan bisa kembali, yang ada waktu hanya berlalu, agar tidak sia-sia waktu berlalu maka kita harus berkarya dan harus berbuat untuk orang banyak, semoga ada jalan untuk menjalani hidup ini dengan lebih optimis dan berjuang untuk mencapai cita-cita dan menggapai asa, salam sukses.......dari orang yang ingin sukses dunia akhirat.
Heru Subianto

Tidak ada komentar:
Posting Komentar