Jumat, 30 November 2018

HARTA YANG TERBAIK

Saat membaca sebuah buku tentang nasihat diri, ada pertanyaan dari sahabat nabi kepada Rosululloh, ya Rosululloh harta seperti apa yang sebaiknya kita miliki,

Maka Rosululloh menjawab yaitu : Hati yang selalu bersyukur, lisan yang senantiasa berzikir, dan istri yang bisa menolongmu dalam urusan akhirat.

Dari penjelasan diatas maka dapat di simpulkan bahwa dalam hidup jika ingin harta terbaik adalah dengan
- Selalu bersyukur
- Lisan yang selalu berzikir
- Pasangan hidup yang dapat menolong dalam urusan akhirat

Jadi bukan harta yang berlimpah, seperti rumah mewah, mobil mewah yang berjejer, dan uang yang berlimpah, karena itu hanya bersifat materi kebendaan yang belum tentu dapat membawa kita kepada kehidupan yang bahagia.

Dengan bersyukur maka Alloh akan menambah nikmatnya, artinya apa yang kita inginkan dalam kehidupan ini akan tercukupi, karena adanya kekuatan rasa syukur dan ikhlas.

Dengan lisan yang selalu berzikir artinya kita selalu mengingat Alloh, dengan kita selalu mengingat Alloh maka kita akan terhindar dari perbuatan keji dan mungkar, dan Alloh akan segera menambah nikmatnya kepada kita. Kita mendekat dengan berjalan menuju Alloh, maka Alloh akan mendekat kepada kita dengan berlari, Alloh Maha Besar.

Dengan pasangan yang dapat menolong kita dalam urusan akhirat adalah harta yang paling berharga, karena kita tidak akan terjerumus kepada perbuatan yang mungkar, dan selalu mengingat Alloh dan dapat menambah rasa syukur kita kepada Alloh, dan Alloh akan menambahkan nikmatnya kepada kita.

Yaa Alloh jadikan kami hamba yang selalu bersyukur, hamba yang selalu berzikir kepada Mu Yaa Robbi. Aamiin Yaa Robbal Alamin....

Senin, 05 November 2018

PERNAFASAN SEBAGAI SUMBER KEKUATAN

Setiap makhluk hidup pasti bernafas, nafas adalah sumber kehidupan bagi makhluk Alloh yang hidup, adanya nafas maka manusia bisa bergerak dan memiliki kekuatan, saat rongga dada terisi udara maka terasa segar dan kuatnya batang tubuh, saat nafas di buang atau di keluarkan maka akan terasa lemah batang tubuh ini, nafas yang teratur menandakan orang tersebut hampir memiliki ketenangan batiniah dan kekuatan ragawi, masuk dan keluarnya nafas berpusat di jantung atau pada AS nya, saat nafas masuk maka energi akan meresap ke seluruh pembuluh darah yang disalurkan dari jantung menuju pembuluh darah, darah akan mengalir lancar, sehingga membuat batang tubuh menjadi kuat, sel-sel dalam batang tubuh bergerak cepat sehingga menimbulkan energi yang luar biasa. Saat nafas keluar maka energi tubuh berkurang atau melemah, karena saat nafas keluar maka udara kotor yang ada di dalam tubuh akan di keluarkan, dan berganti dengan udara yang bersih saat kita menarik nafas.

Jika kita selalu rutin melatih pernafasan ini maka akan menjadikan badan sehat dan kuat, dan dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit, tapi sesuai syarat harus latihan dengan tekun dan displin, rasakan nafas yang keluar dan masuk, dengan hitungan yang teratur, saat menarik nafas, menahan dan menghembuskan nafas harus seimbang hitungannya, dan rasakan nafas yang keluar dan masuk dalam rongga dada, usahakan rutin kita lakukan, dengan rutinnya kita melakukan latihan pernafasan maka akan membuat badan segar bugar, sehat wal afiat dan selalu bersemangat, semoga kita bisa melaksanakannya dengan displin diri yang sangat tinggi, hasil berbading lurus dengan usaha, TIADA USAHA YANG SIA-SIA.

Senin, 08 Oktober 2018

KYUSUK YANG HILANG

Seperti biasa waktu shalat ashar sudah masuk, maka bersiap-siaplah mengambil air wudhu, setelah selesai berwudhu maka sdh bersiap menghaparkan sajadah, setelah iqomah bersiaplah untuk melaksanakan shalat, maka berniat dan hening sejenak, saat mengangkat takbir Alloh Huu Akbar dan berkiyam, saat membaca doa iftitah dan Al Fatehah sampai surat pendek selesai dan rakaat pertama selesai masih berjalan lancar, tapi saat rakaat kedua kekhusyukan mulai terganggu, fokus terpecah, mulailah syetan merasuki pikiran ku untuk membuyarkan konsentrasi dan bacaanku, dengan tidak sengaja terlintas bayangan pekerjaan, orang-orang yamg agak membuat perasaan kurang positif dan berprasangka, begitu hebatnya sang iblis penggoda walau anak manusia dalam keadaan shalatpun masih bisa dia ganggu, disini adalah ujian yang selalu hadir didalam setiap manusia yang sedang berusaha mendekatkan dirinya kepada Alloh, maka aku pun tersadar bahwa sudah hilang ke khusyukan ku, dan dasyatnya lagi sampai aku lupa sudah rakaat ke berapa, Yaa Alloh ampunilah hamba Mu yang penuh dosa ini, selesai shalat aku bertafakur dan beristigfar dan mengoreksi akan shalatku, ternyata masih jauh dari sempurna ibadahku selama ini, Yaa Alloh ampunilah dosa hamba Mu yang hina ini.

Diatas adalah gambaran kehidupan kita sehari-hari dalam beribadah, yang penuh godaan, karena memang syetan tidak akan pernah menyerah dalam menggoda anak manusia, sesuai dengan janji iblis untuk menggida anak cucu Adam.

Sahabat mungkin hal ini pernah terjadi kepada siapapun, tentang tidak mudahnya mendapatkan ke khusyukan, kita hanya disuruh berusaha untuk khusyuk, paling tidak kita bisa merasakan di awasi oleh Alloh maka Insya Alloh kita akan mendapatkan khusyuk itu, walau khusyuk yang sebenarnya lebih dari hanya sekedar di awasi, yang sudah mempelajari tata cara khusyuk puh masih tidak mudah mendapatkannya kecuali ada Ridho Alloh serta Taufiq Hidyah Alloh maka khusyuk akan mudah dirasakan dan dipraktekkan dalam shalat dan dalam amal ibadah yang lainnya, Alloh Maha Mengetahui akan kemampuan hamba-hambanya, oleh karena itu kita sebagai manusia jangan sampai lepas dari Rahmad Alloh SWT, Aamiin......

Salam dari sang penunutut ilmu....

GELAS KEHIDUPAN

Gelas adalah sebuah wadah tempat menampung air minum, banyak jenis air minum, mulai dari air mineral, kopi, susu, jus buah, dan masih banyak lagi macam dan jenis minuman, dari yang bisa untuk kesehatan sampai minuman yang memabukkan, gelas memiliki berbagai ukuran dan jenisnya, itulah gelas, jadi isi gelas sesuai dengan bentuk dan ukurannya, dan hanya dapat di isi air sesuai dengan volumenya, jika berlebihan pasti akan luber atau tumoah krn tidak tertampung semua dalam gelas tersbut, hal ini sama dengan diri manusia yg memiliki wadah sesuai dengan ukuran masing-masing, setiap org berbeda wadahnya, ada yang besar sehingga dapat menampung berbagai ilmu hikmah, dan ada yg kecil sesuai dengan daya tampungnya, jadi setiap insan yang menimba ilmu pastinya harus sesuai dengan wadahnya, kalau kepenuhan pastinya akan luber dan tumpah, artinya jika berlebihan dalam menuntut ilmu maka akan berakibat kurang maksimal dan tidak mendapatkan ilmunya dengan utuh, nanti akan terputus-putus karena blm sempat selesai dalam menuntut ilmu orangnya bisa bisa menjadi strees sendiri, maka dari itu tuntutlah ilmu sesuai dengan kemampuannya masing-masing, dan tuntutlah ilmu tersebut sesuai petunjuk apa yg Guru sampaikan, silahkan belajar ilmu sebanyak-banyaknya, Insya Alloh kita akan selamat dunia & Akhirat, Wassalamualaikum Warohmatullohi Wabarakhatu

Minggu, 09 September 2018

KANTUK YANG KUTAHAN

Hemmm malam mulai larut, mata sebenarnya sudah mulai mengantuk, tapi kupaksa untuk tetap terjaga agar tidak tertidur, sambil mendengarkan musik instrumen yang lembut yang seakan terbawa suasana lagu, jadi terbayang juga kisah kehidupan lalu yang terkadang menyenangkan dan menyimpan sejuta makna, kehidupan memang bagaikan roda yang berputar, kadang kita diatas kadang dibawah, jika sedang diatas manusia kebanyakan lupa akan dirinya sedangkan pas keadaan dibawah manusia lebih banyak mengeluhnya, aku sadari kadang kurang bersyukur atas apa yang sudah Alloh berikan kepada kita, walau sedikit tapi luar biasanya pemberian Alloh, syukur memang mudah dikatakan tapi sulit untuk dipraktekan.

Terkadang kita sebagai manusia terlalu banyak menuntut tapi tidak pernah memenuhi kewajibannya, hanya ingin haknya tapi tidak menjalankan kewajibannya, inilah realita kehidupan.

Ada orang yang tau kalau dia itu tau, ada orang yang tau tapi dia tidak mengerti kalau dia tau, kadang ada orang yang sok tau tapi pada dasarnya dia tidak tau, ada orang yang sedikit tau tapi merasa sudah banyak tau, ada yang sudah banyak tau tapi dia merasa masih sedikit pengetauannya, dimana posisi kita dari situasi diatas....hehehehehe.....

Kita ingat kalimat diatas mengenai kehidupan seperti roda berputar, maka coba kita ingat bahwa roda itu ada "AS"nya yang berfungsi sebagai sumbu berputarnya roda, jika manusia bisa seperti as nya atau berdiri di as nya maka dia tidak akan pernah terlempar keluar, artinya selama manusia itu berpegang teguh dengan keyakinannya sendiri dan yakin akan adanya kekuatan Tuhan maka dia akan menjadi manusia yang sejati yang mengenal akan dirinya sendiri, keyakinannya akan teguh dan tidak tergoyahkan oleh siapa pun.

Minggu, 19 Agustus 2018

Catatan Termos Es


Kalau melihat gambar termos jadul ini, aku jadi teringat beberapa puluh tahun yang lalu, saat itu usiaku sekitar 7 tahun, pengalaman pertama kali menjadi penjual, hehehehe....bahasa kerennya marketing hehehehe....., saat itu kebetulan ada teman yang lebih tua dariku, sebut saja Udin namanya, ku lihat dari kejauhan dia membawa 2 termos es lilin, yang dia pegang erat ditangan kanan dan kirinya, aku hapal betul apa yang dia jual, karena termasuk es kesukaan ku diwaktu kecil, iseng-iseng dia menegur dan berkata, Her....(panggilan ku ) mau ikut jualan es kah di smp? dengan sepontan aku menjawab mau, ga kebayang waktu itu aku jualan, yang mana waktu itu badan ku kecil dan kurus, lalu membawa termos yang isinya es dan lumayan berat, tapi saat itu tidak merasa berat, mungkin karena semangat mau ikut jualan, akhirnya aku dan Udin sampai juga di sekolah smp dekat rumahku, dan mulailah aksi berjualan ku, aku mulai berteriak-teriak es.....es....es...., hehehehe...Alhamdulillah ga seberapa lama menunggu aku sdh dapat pembeli, dan luar biasa rasa senangnya di hati karena daganganku laku terjual, walaupun dagangan org lain, ada rasa bangga juga saat ini karena menggingat dulu waktu kecil sudah mulai bisa jualan dan tidak ada rasa takut atau malu sedikitpun, lalu aku berpikir saat ini, mengapa aku tak seperti waktu kecil dulu yang bekerja tanpa ada rasa beban sedikitpun? ternyata seorang anak kecil itu begitu polos dan jujurnya, dan saat ini pun aku merindukan rasa yang sama saat berhasil mendapatkan konsumen atau pelanggan, dari kejadian itu ada hikmahnya bahwa aku ingin menjadi orang yang lebih berani dalam bertindak dan tidak menunda apapun, karena waktu tidak akan bisa kembali, yang ada waktu hanya berlalu, agar tidak sia-sia waktu berlalu maka kita harus berkarya dan harus berbuat untuk orang banyak, semoga ada jalan untuk menjalani hidup ini dengan lebih optimis dan berjuang untuk mencapai cita-cita dan menggapai asa, salam sukses.......dari orang yang ingin sukses dunia akhirat.

Heru Subianto

Meditasi: Seni Menemukan Ketenangan di Tengah Kesibukan

Di tengah kehidupan yang serba cepat, banyak dari kita sering merasa stres, cemas, atau kelelahan secara mental. Salah satu cara terbaik unt...