Minggu, 09 September 2018

KANTUK YANG KUTAHAN

Hemmm malam mulai larut, mata sebenarnya sudah mulai mengantuk, tapi kupaksa untuk tetap terjaga agar tidak tertidur, sambil mendengarkan musik instrumen yang lembut yang seakan terbawa suasana lagu, jadi terbayang juga kisah kehidupan lalu yang terkadang menyenangkan dan menyimpan sejuta makna, kehidupan memang bagaikan roda yang berputar, kadang kita diatas kadang dibawah, jika sedang diatas manusia kebanyakan lupa akan dirinya sedangkan pas keadaan dibawah manusia lebih banyak mengeluhnya, aku sadari kadang kurang bersyukur atas apa yang sudah Alloh berikan kepada kita, walau sedikit tapi luar biasanya pemberian Alloh, syukur memang mudah dikatakan tapi sulit untuk dipraktekan.

Terkadang kita sebagai manusia terlalu banyak menuntut tapi tidak pernah memenuhi kewajibannya, hanya ingin haknya tapi tidak menjalankan kewajibannya, inilah realita kehidupan.

Ada orang yang tau kalau dia itu tau, ada orang yang tau tapi dia tidak mengerti kalau dia tau, kadang ada orang yang sok tau tapi pada dasarnya dia tidak tau, ada orang yang sedikit tau tapi merasa sudah banyak tau, ada yang sudah banyak tau tapi dia merasa masih sedikit pengetauannya, dimana posisi kita dari situasi diatas....hehehehehe.....

Kita ingat kalimat diatas mengenai kehidupan seperti roda berputar, maka coba kita ingat bahwa roda itu ada "AS"nya yang berfungsi sebagai sumbu berputarnya roda, jika manusia bisa seperti as nya atau berdiri di as nya maka dia tidak akan pernah terlempar keluar, artinya selama manusia itu berpegang teguh dengan keyakinannya sendiri dan yakin akan adanya kekuatan Tuhan maka dia akan menjadi manusia yang sejati yang mengenal akan dirinya sendiri, keyakinannya akan teguh dan tidak tergoyahkan oleh siapa pun.

Meditasi: Seni Menemukan Ketenangan di Tengah Kesibukan

Di tengah kehidupan yang serba cepat, banyak dari kita sering merasa stres, cemas, atau kelelahan secara mental. Salah satu cara terbaik unt...