Senin, 08 Oktober 2018

KYUSUK YANG HILANG

Seperti biasa waktu shalat ashar sudah masuk, maka bersiap-siaplah mengambil air wudhu, setelah selesai berwudhu maka sdh bersiap menghaparkan sajadah, setelah iqomah bersiaplah untuk melaksanakan shalat, maka berniat dan hening sejenak, saat mengangkat takbir Alloh Huu Akbar dan berkiyam, saat membaca doa iftitah dan Al Fatehah sampai surat pendek selesai dan rakaat pertama selesai masih berjalan lancar, tapi saat rakaat kedua kekhusyukan mulai terganggu, fokus terpecah, mulailah syetan merasuki pikiran ku untuk membuyarkan konsentrasi dan bacaanku, dengan tidak sengaja terlintas bayangan pekerjaan, orang-orang yamg agak membuat perasaan kurang positif dan berprasangka, begitu hebatnya sang iblis penggoda walau anak manusia dalam keadaan shalatpun masih bisa dia ganggu, disini adalah ujian yang selalu hadir didalam setiap manusia yang sedang berusaha mendekatkan dirinya kepada Alloh, maka aku pun tersadar bahwa sudah hilang ke khusyukan ku, dan dasyatnya lagi sampai aku lupa sudah rakaat ke berapa, Yaa Alloh ampunilah hamba Mu yang penuh dosa ini, selesai shalat aku bertafakur dan beristigfar dan mengoreksi akan shalatku, ternyata masih jauh dari sempurna ibadahku selama ini, Yaa Alloh ampunilah dosa hamba Mu yang hina ini.

Diatas adalah gambaran kehidupan kita sehari-hari dalam beribadah, yang penuh godaan, karena memang syetan tidak akan pernah menyerah dalam menggoda anak manusia, sesuai dengan janji iblis untuk menggida anak cucu Adam.

Sahabat mungkin hal ini pernah terjadi kepada siapapun, tentang tidak mudahnya mendapatkan ke khusyukan, kita hanya disuruh berusaha untuk khusyuk, paling tidak kita bisa merasakan di awasi oleh Alloh maka Insya Alloh kita akan mendapatkan khusyuk itu, walau khusyuk yang sebenarnya lebih dari hanya sekedar di awasi, yang sudah mempelajari tata cara khusyuk puh masih tidak mudah mendapatkannya kecuali ada Ridho Alloh serta Taufiq Hidyah Alloh maka khusyuk akan mudah dirasakan dan dipraktekkan dalam shalat dan dalam amal ibadah yang lainnya, Alloh Maha Mengetahui akan kemampuan hamba-hambanya, oleh karena itu kita sebagai manusia jangan sampai lepas dari Rahmad Alloh SWT, Aamiin......

Salam dari sang penunutut ilmu....

GELAS KEHIDUPAN

Gelas adalah sebuah wadah tempat menampung air minum, banyak jenis air minum, mulai dari air mineral, kopi, susu, jus buah, dan masih banyak lagi macam dan jenis minuman, dari yang bisa untuk kesehatan sampai minuman yang memabukkan, gelas memiliki berbagai ukuran dan jenisnya, itulah gelas, jadi isi gelas sesuai dengan bentuk dan ukurannya, dan hanya dapat di isi air sesuai dengan volumenya, jika berlebihan pasti akan luber atau tumoah krn tidak tertampung semua dalam gelas tersbut, hal ini sama dengan diri manusia yg memiliki wadah sesuai dengan ukuran masing-masing, setiap org berbeda wadahnya, ada yang besar sehingga dapat menampung berbagai ilmu hikmah, dan ada yg kecil sesuai dengan daya tampungnya, jadi setiap insan yang menimba ilmu pastinya harus sesuai dengan wadahnya, kalau kepenuhan pastinya akan luber dan tumpah, artinya jika berlebihan dalam menuntut ilmu maka akan berakibat kurang maksimal dan tidak mendapatkan ilmunya dengan utuh, nanti akan terputus-putus karena blm sempat selesai dalam menuntut ilmu orangnya bisa bisa menjadi strees sendiri, maka dari itu tuntutlah ilmu sesuai dengan kemampuannya masing-masing, dan tuntutlah ilmu tersebut sesuai petunjuk apa yg Guru sampaikan, silahkan belajar ilmu sebanyak-banyaknya, Insya Alloh kita akan selamat dunia & Akhirat, Wassalamualaikum Warohmatullohi Wabarakhatu

Meditasi: Seni Menemukan Ketenangan di Tengah Kesibukan

Di tengah kehidupan yang serba cepat, banyak dari kita sering merasa stres, cemas, atau kelelahan secara mental. Salah satu cara terbaik unt...