Senin, 27 Oktober 2014

Sumpah Pemuda

Hari ini tgl 28 Oktober 2014, tepatnya bangsa Indonesia memperingati hari SUMPAH PEMUDA yang dimasa silam diperjuangkan dan dicanangkan oleh pendahulu kita, dengan semangat juang dan persatuan yang di cita-citakan menuju negara yang merdeka, bersatu adil dan makmur, itulah cita-cita luhur pendahulu kita.

Kini setelah beberapa puluh tahun berlalu, semangat itu masih ada namun tidak sebesar masa lalu, semangat pemuda sekarang banyak yang terkontaminasi dengan budaya asing yang kurang positif, namun ada juga pemuda-pemuda yang sukses menunjukkan jati dirinya.

Semoga kedepannya kita bangsa ini memiliki pemuda-pemuda yang kuat, yang pandai, yang sukses, yang jujur dan memiliki akhlak yang mulia, yang menjadi pemuda harapan bangsa dan menjadikan bangsa ini menjadi besar, bukan menjadikan negara ini jadi negara boneka yang selalu dikendalikan oleh bangsa lain, dan jangan sampai pemuda kita hanya bisa menjadi penonton, atau bahkan menggerogoti bangsa sendiri demi keuntungan pribadi.

Bangkitlah pemuda Indonesia
Jadilah yang terdepan
Jadilah yang terbaik
Jadilah yang selalu bertaqwa

Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu melindungi para pemuda-pemuda Indonesia di jalan yang benar, dan Semoga Bangsa Indonesia ini menjadi Bangsa yang besar....Amin.....

Semoga tulisan ini bisa menjadi bahan renungan....

Heru Subianto
28 Oktober 2014

Selasa, 21 Oktober 2014

IKHLAS

Ikhlas itu seperti surat Al Ikhlas, yang didalamnya tidak ada kata-kata ikhlas, jadi jika kita berbuat sesuatu masih mengatakan ikhlas dengan lisannya maka dia masih belum ikhlas, orang yang ikhlas adalah orang yang tidak mengharap imbalan apapun dari apa yang mereka perbuat, hanya Alloh Ta'ala yang dapat membalas atas orang-orang ikhlas, mari kita renungkan.....

Minggu, 19 Oktober 2014

Kucing Mencari Tuhan

Ada seekor kucing sedang duduk termenung, si kucing bertanya dalam hati, pasti alam semesta ini ada yang menciptakan, aku pun pasti ada yang menciptakan kata kucing dalam hati, apakah itu yang dinamakan Tuhan, hemmm...kucing bergumam, jadi Tuhan itu yang mana? Si kucing bertanya pada dirinya sendiri, lalu kucing berfikir mungkin matahari itu Tuhanku, karena dia yang menyinari alam semesta ini, lalu si kucing datang kepada matahari dan terjadilah dialog  antara si kucing dan matahari :

Kucing  :  Assalamualaikum wahai matahari

Matahari : Wa'alaikumsalam wahai kucing, ada apa engkau datang
                   Kemari?

Kucing  :  wahai matahari aku hendak bertuhan kepada matahari,
                  Karena engkau sangat kuat dan menyinari alam semesta ini.

Matahari : wahai kucing engkau salah, aku ini tiada kuasa, jika datang
                   awan aku tidak kelihatan cahayaku tertutup awan, datanglah
                   engkau kepada awan.

Lalu si kucing meninggalkan si matahari dan datang kepada awan, dan terjadi dialog antara kucing dan awan :

Kucing : Assalamualaikum ya awan

Awan : Wa'alaikumsalam wahai kucing, ada apa engkau datang kepadaku?

Kucing : aku datang kepada engkau wahai awan untuk bertuhan kepada engkau.

Awan : wahai kucing engkau salah datang kepadaku, aku ini jika ditiup angin maka tubuhku hancur berantakan, datanglah engkau kepada angin, mungkin engkau akan dapat jawabannya.

Lalu si kucing berjalan mencari si angin, dan bertemulah si kucing dengan angin dan terjadilah dialog :

Kucing  : Asalamualaikum wahai angin

Angin : Wa'alaikumsalam wahai kucing, apa gerangan yang membawamu kemari menemui ku?

Kucing :  Wahai angin ijinkan akau untuk bertuhan kepada engkau.

Angin :  wahai kucing, engkau salah datang kepadaku, karena walau kecangnya anginku tapi aku tetap akan kalah jika aku bertemu dengan gunung, karena jika ada gunung maka akupun berbelok dan tidak biasa menembus gunung, gununglah yang paling kuat.

Lalu si kucing berpikir keras untuk mendapatkan jawaban yang pasti, lalu si kucing bergegas mendatangi gunung dan terjadilah dialog

Kucing  :  Assalamualaikum wahai gunung

Gunung  :  wa'alaikumsalam wahai kucing, ada apa yang membawamu kemari wahai kucing?

Kucing :  aku datang kemari hendak bertuhan kepada engkau wahai gunung.

Gunung  :  wahai kucing engkau salah datang kepadaku, walau engkau tahu badanku besar dan berdiri kokoh, aku akan kalah jika tikus-tikus itu menggerogoti kaki-kaki ku maka aku akan runtuh.

Lalu si kucing pergi berlalu dengan hati kecewa, lalu dia mencari si tikus, dan bertemulah si kucing dengan tikus dan terjadilah dialog :

Kucing  :  Assalamualaikum wahai tikus

Tikus  :  Wa'alaikumsalam wahai kucing ( sambil ketakutan si tikus menjawab), a..a..a...ada apa engkau mencari aku wahai kucing?

Kucing :  aku datang kepadamu ingin bertuhan kepadamj wahai tikus.

Tikus  : apa aku tidak salah dengar, aku saja melihat engkau sudah ketakutan gimana engkau akan bertuhan kepadaku.

Kucing : lalu dimana Tuhan berada?

Tikus  : wahai kucing mari ikut aku ke pinggir pantai siapa tahu kita bisa mendapatkan jawabannya.

Lalu si kucing dan tikus berjalan ke pinggir pantai, dan saat mereka sampai di pinggir pantai mereka berdua melihat seekor ikan yang kerjanya keluar masuk air laut dengan melompat-lompat, lalu si kucing bertanya kepada ikan :

Kucing : Assalamualaikum ikan

Ikan : Wa'alaikumsalam wahai kucing

Kucing : aku hendak bertanya kepada mu

Ikan : bertanya apa wahai kucing

Kucing : kenapa engkau dari tadi melompat-lompat terus keluar dan masuk ke dalam air?

Ikan : aku sedang mencari air wahai kucing

Kucing : engkau aneh sekali ikan, kan di sekeliling mu adalah air mengapa harus mencari lagi.

Ikan : hehehe... sama saja seperti kamu yang kesana-kemari mencari Tuhan,....hemmmmm....renungkanlah wahai kucing..

Dari cerita tersebut dapat kita simpulkan bahwa yang dicari tidaklah jauh dari dirinya sendiri, mari kita renungkan....(Awaluddin Makrifatullah- awal agama itu mengenal Alloh ) .

Jumat, 17 Oktober 2014

MATAHARI DI PINGGIR PANTAI

Matahari mulai tergelincir, cahanya agak tertutupi awan, tapi masih bisa dinikmati indahnya pantai dan matahari yang sembunyi di balik awan, seolah-olah malu untuk menampakkan dirinya, begitu indah alam ciptaan Alloh ini, Alloh Maha Indah, Alloh Maha  Elok, Alloh Maha Cantik, Yaa Alloh begitu Indah ciptaan Mu, jadikanlah hamba orang yang selalu bersyukur, Amin....Yaa Robbal Alamin...

Aku

Aku adalah perbendaharaan yang tersembunyi, aku ingin dikenal, maka aku ciptakan sebuah karya, dengan karya itu aku dikenal.

Kamis, 16 Oktober 2014

Uang

Uang bukan segalanya, tapi segala-galanya pakai uang, mulai kita dalam kandungan sudah perlu uang sampai kita mau memasuki liang lahatpun kita masih perlu uang.

Siapa sih uang ini? Kadang kita tanpa sadar telah menuhankan uang, iya sampai kita anggap lebih tinggi dari segalanya, banyak orang lupa diri jika sudah berkelimpahan harta yang namanya uang, ada pula orang yang berbuat jahat demj mendapatkan uang.

Padahal uang hanyalah alat untuk kita bisa beribadah lebih baik, bisa membantu sesama umat, bisa mendapatkan Rahmad dan bukan Laknat.

Hai uang aku memang membutuhkan kamu tapi aku jangan engkau perbudak dengan keelokanmu yang sebenarnya dapat menjerumuskan aku di dunia sampai akhirat, engkau hanya alat sebagai jalan untuk beribadah dan mendekatkan diri pada yang Hak.

Ya Alloh jauhkan hamba dari sifat kikir dan diperbudak oleh uang, Ya Robbi permudahkan hamba mendapatkan rezeki dari segala arah penjuru alam semesta ini agar hamba selalu dapat bersyukur dan dapat membantu orang banyak, ya Robbi jauh hamba dari kesempitan dan kesusahan karena hutang, Amin Yaa Robbal Alamin....

Rabu, 15 Oktober 2014

SIAPA AKU SEBENARNYA


Saat malam sunyi hanya suara angin yang berdesir dan suara binatang malam yang menghampiri telingaku, aku termenung akan diri, lalu diri bertanya siapa aku sebenarnya?darimana aku datang dan kemana aku akan kembali?untuk apa aku diciptakan dan masih banyak lagi pertanyaan yang menghampiri pikiran ku, semakin aku bertanya pada diri semakin aku tidak mengerti, terasa semakin dalam merasuk kedalam perasaan yang paling dalam, kupandangi wajahku di cermin semakin aku ngeri melihatnya, karena aku merasa merasuk kedalam, semakin dalam dan semakin dalam lagi, itulah si diri yang sedang mencari siapa Aku?aku bukan sekedar batang tubuh yang lemah ini yang pada waktunya akan rusak dan tidak dapat ditempati lagi oleh si ruh, jasad akan mati dan kemabli kepada asalnya, ruh pun akan kembali kepada Sang Pemilik....
Aku jadi teringat kata-kata orang bijak orang-orang yang sudah belajar mengenai diri dan ilmu agama yang dalam, kata mereka, KENALILAH DIRIMU MAKA NISCAYA AKAN TERKENAL AKAN TUHANNYA.....Inilah yang sedang aku renungkan akan diri sejati.....

Meditasi: Seni Menemukan Ketenangan di Tengah Kesibukan

Di tengah kehidupan yang serba cepat, banyak dari kita sering merasa stres, cemas, atau kelelahan secara mental. Salah satu cara terbaik unt...